Training Perbankan


PROPERTY FINANCING FROM BANK PERSPECTIVE

Facilitator : Drs Triono MBA & Joko Sumbogo, SE, AK, MM, DR © | 12-14 April 2016 |Bandung|

Sektor Property selalu menjadi pertimbangan bagi investasi, baik bagi perorangan maupun institusi. Bank dituntut untuk lebih jeli memilih property sebagai obyek pembiayaan mengingat property memiliki hal yang khusus dibandingkan pembiayaan pada sector lainnya. Analis kredit maupun para pengambil keputusan dalam pemberian kredit perlu memperhatikan kunci utama yang harus dipertimbangkan untuk membiayai sector property ini agar  didapat mitigasi risiko yang tepat yang menghasilkan kualitas kredit yang bagus dan sustainable dalam pembayaran kewajiban dari debitur kepada bank. Training ini merupakan salah satu training unggulan yang memberikan banyak pemahaman secara fundamental mengenai pembiayaan property hotel dan perkantoran di Indonesia. Materi yang disampaikan dalam training ini akan menjawab sebagian besar keingintahuan peserta dalam bidang property hotel dan perkantoran secara efektif baik dari tinjauan teori maupun praktek di lapangan [selengkapnya]



CALENDAR OF TRAINING EVENT (NOVEMBER-2015)

Calender Of Event | Training Schedule (November) | 2015 |

Berikut training schedule yang akan di selenggarakan oleh SSA Consulting selama bulan November 2015.  SSA Consulting (PT SSA Mutu Unggul) adalah A+ Coaching & Training Provider yang selama ini aktif memberikan jasa pelatihan perbankan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak tahun 2000. SSA Consulting pernah berperan sebagai salah satu rekanan Penasehat Keuangan pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), dan saat ini aktif menyelenggarakan pelatihan perbankan baik public maupun in house.

Associate maupun Trainer pada SSA Consulting adalah Praktisi Perbankan dan akademisi terpercaya dari dalam negeri maupun luar negeri, dan aktif berperan dalam pelatihan dan konsultasi perbankan. Sering dipercaya untuk memberikan pelatihan secara berulang di bank lokal swasta maupun BPD serta Bank BUMN dan Bank Asing.[…….]



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Team Trainer | 4-5 Desember 2014 | Jakarta | Chapter #4 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan.



ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN PROYEKSI CASH FLOW YANG EFEKTIF DALAM ANALISA KREDIT DAN RISK MANAGEMENT

Facilitator : Team Trainer | 27-28 Desember 2014 | Jakarta | Chapter #4 |

Pemberian kredit merupakan tulang punggung perbankan Indonesia dalam mendapatkan pendapatan dan menghasilkan profit yang optimal. Pemberian kredit juga menjadi sebagian besar pekerjaan yang dilaksanakan di bank yang berkaitan dengan banyak unit organisasi yang berperan di dalamnya, diantaranya adalah credit risk management, credit operation, legal advising, restructuring unit dan unit kerja lainnya. Dalam kegiatan pembiayaan ini salah satu peran utama keberhasilan dan kelancaran kredit adalah dalam melakukan analisa laporan keuangan dan pembuatan proyeksi keuangan. Proyeksi cash flow ini akan berpebngaruh terhadap perhitungan besarnya kredit dan jangka waktu kredit yang diberikan.



GOOD CORPORATE GOVERNANCE TRAINING

Facilitator :  D. Maharani | Date : 26-27 September 2014 | Venue : Ibis Jakarta |

Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat pada umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur risiko bank. Berkaitan dengan hal tersebut, Good Corporate Governance pada industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini dan masa-masa yang akan datang, mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan semakin meningkat.

Dalam rangka meningkatkan kinerja bank, melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri perbankan, bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya dengan berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta Surat Edaran No. 9/12/DPNP tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum [selengkapnya]



COMPREHENSIVE CREDIT ANALYSYS BERBASIS RISIKO (3 Days)

Facilitator :  Team Instruktur | Date : 16-18 Juli 2014 | Venue :   Jakarta |

Sampai saat ini pembiayaan proyek / pemberian kredit masih mendominasi perolehan bank dalam mendapatkan pendapatan dan laba bank. Sekalipun demikian masih terdapat tantangan bagi analis kredit untuk mendapatkan keterampilan yang komprehensif dalam bidang kredit agar pembahasan yang dihasilkan dapat memberikan kualitas yang baik. Kualitas pembahasan kredit berbasis risiko yang baik akan menghasilkan kualitas kredit yang baik.

Kualitas kredit yang baik akan meminimalkan NPL (Non Performing Loan) yang pada gilirannya akan membuat bank lebih efektif dan efisien dalam menggunakan modalnya dan memperoleh Return on Risk Weighted Assets seperti yang dipersyaratkan dalam ketentuan Basel. Pemberian kredit yang disertai dengan mitigasi risiko kredit akan memberikan suatu harapan adanya kualitas kredit yang diinginkan sampai pada pelunasannya. Sejalan dengan strategi pencapaian tingkat LDR (Loan to Deposit Ratio) Bank serta peningkatan efisiensi biaya bank maka pada gilirannya akan memberikan pendapatan  dan laba bersih yang ditargetkan oleh Bank dan menjadi salah satu indikator yang paling diperhatikan oleh manajemen bank maupun oleh masyarakat.



ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN PROYEKSI CASH FLOW YANG EFEKTIF DALAM ANALISA KREDIT DAN RISK MANAGEMENT

Facilitator : Drs Triono MBA | 10-11 Juli 2014 | Le Meridien Hotel – Jakarta | Chapter #3 |

Pemberian kredit merupakan tulang punggung perbankan Indonesia dalam mendapatkan pendapatan dan menghasilkan profit yang optimal. Pemberian kredit juga menjadi sebagian besar pekerjaan yang dilaksanakan di bank yang berkaitan dengan banyak unit organisasi yang berperan di dalamnya, diantaranya adalah credit risk management, credit operation, legal advising, restructuring unit dan unit kerja lainnya. Dalam kegiatan pembiayaan ini salah satu peran utama keberhasilan dan kelancaran kredit adalah dalam melakukan analisa laporan keuangan dan pembuatan proyeksi keuangan. Proyeksi cash flow ini akan berpebngaruh terhadap perhitungan besarnya kredit dan jangka waktu kredit yang diberikan.



GOOD CORPORATE GOVERNANCE TRAINING

Facilitator :  D. Maharani | Date : 3-4 Juli 2014 | Venue :   Jakarta |

Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat pada umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur risiko bank. Berkaitan dengan hal tersebut, Good Corporate Governance pada industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini dan masa-masa yang akan datang, mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan semakin meningkat.

Dalam rangka meningkatkan kinerja bank, melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri perbankan, bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya dengan berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta Surat Edaran No. 9/12/DPNP tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum [selengkapnya]



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Joko Sumbogo, SE,Ak,MM | 19-20 Juni 2014 | Batam | Chapter #3 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan.



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Joko Sumbogo, SE,Ak,MM | 16-17 April 2014 | Yogjakarta Plaza Hotel – Yogjakarta | Chapter #2 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan.