Events


GOOD CORPORATE GOVERNANCE TRAINING

Facilitator :  D. Maharani | Date : 3-4 Juli 2014 | Venue :   Jakarta |

Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat pada umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur risiko bank. Berkaitan dengan hal tersebut, Good Corporate Governance pada industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini dan masa-masa yang akan datang, mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan semakin meningkat.

Dalam rangka meningkatkan kinerja bank, melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri perbankan, bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya dengan berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta Surat Edaran No. 9/12/DPNP tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum [selengkapnya]



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Joko Sumbogo, SE,Ak,MM | 19-20 Juni 2014 | Batam | Chapter #3 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan.



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Joko Sumbogo, SE,Ak,MM | 16-17 April 2014 | Yogjakarta Plaza Hotel – Yogjakarta | Chapter #2 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan.



ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN PROYEKSI CASH FLOW YANG EFEKTIF DALAM ANALISA KREDIT DAN RISK MANAGEMENT

Facilitator : Drs Triono MBA | 16-17 April 2014 | Yogyakarta Plaza Hotel – Yogjakarta | Chapter #2 |

Pemberian kredit merupakan tulang punggung perbankan Indonesia dalam mendapatkan pendapatan dan menghasilkan profit yang optimal. Pemberian kredit juga menjadi sebagian besar pekerjaan yang dilaksanakan di bank yang berkaitan dengan banyak unit organisasi yang berperan di dalamnya, diantaranya adalah credit risk management, credit operation, legal advising, restructuring unit dan unit kerja lainnya. Dalam kegiatan pembiayaan ini salah satu peran utama keberhasilan dan kelancaran kredit adalah dalam melakukan analisa laporan keuangan dan pembuatan proyeksi keuangan. Proyeksi cash flow ini akan berpebngaruh terhadap perhitungan besarnya kredit dan jangka waktu kredit yang diberikan.



KREDIT SINDIKASI: PEMBENTUKAN, PENGELOLAAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Facilitator : Joko Sumbogo, SE,Ak,MM | 27-28 Maret  2014 |Swiss Belhotel Harbour Bay – Batam | Chapter #1 |

Pembiayaan Project Financing dengan Sindikasi saat ini semakin banyak dilakukan oleh Bank. Hal ini terkait dengan upaya bank untuk mendapatkan sejumlah proyek yang bernilai besar yang dapat memberikan profit yang optimal serta untuk memitigasi risiko kredit yang dilakukan bersama-sama dengan bank lain. Terlebih dengan kondisi likuiditas yang dewasa ini cukup ketat, Kredit Sindikasi menjadi pilihan menarik bagi bank untuk melakukan pembiayaan kepada para debiturnya. Pelatihan diberikan untuk memberikan pengetahuan komprehensif mengenai seluk-beluk kredit sindikasi, meningkatkan kemampuan dalam membentuk kredit sindikasi dalam rangka ekspansi kredit, serta meningkatkan pendapatan kredit dan fee based income. Kepada Peserta juga diberikan wawasan mengenai gambaran pembentukan kredit sindikasi di Indonesia maupun di luar negeri, serta peluang dan posisi bank-bank dalam kredit sindikasi. Selanjutnya diharapkan peserta dapat memahami proses pembentukan kredit sindikasi sebagai bekal dalam praktek perbankan



ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN PROYEKSI CASH FLOW YANG EFEKTIF DALAM ANALISA KREDIT DAN RISK MANAGEMENT

Facilitator : Drs Triono MBA | 27 – 28 Maret 2014 | Harris Hotel–Batam | Chapter #1 |

Pemberian kredit merupakan tulang punggung perbankan Indonesia dalam mendapatkan pendapatan dan menghasilkan profit yang optimal. Pemberian kredit juga menjadi sebagian besar pekerjaan yang dilaksanakan di bank yang berkaitan dengan banyak unit organisasi yang berperan di dalamnya, diantaranya adalah credit risk management, credit operation, legal advising, restructuring unit dan unit kerja lainnya. Dalam kegiatan pembiayaan ini salah satu peran utama keberhasilan dan kelancaran kredit adalah dalam melakukan analisa laporan keuangan dan pembuatan proyeksi keuangan. Proyeksi cash flow ini akan berpebngaruh terhadap perhitungan besarnya kredit dan jangka waktu kredit yang diberikan



HOTEL & OFFICE BUILDING – PROPERTY FINANCING FROM BANK PERSPECTIVE

Facilitator : Drs Triono MBA & Joko Sumbogo, SE, AK, MM, DR © | 13 – 14 Februari 2014 |Jogjakarta Plaza Hotel–Yogjakarta |

Sektor Property selalu menjadi pertimbangan bagi investasi, baik bagi perorangan maupun institusi. Bank dituntut untuk lebih jeli memilih property sebagai obyek pembiayaan mengingat property memiliki hal yang khusus dibandingkan pembiayaan pada sector lainnya. Analis kredit maupun para pengambil keputusan dalam pemberian kredit perlu memperhatikan kunci utama yang harus dipertimbangkan untuk membiayai sector property ini agar  didapat mitigasi risiko yang tepat yang menghasilkan kualitas kredit yang bagus dan sustainable dalam pembayaran kewajiban dari debitur kepada bank. Training ini merupakan salah satu training unggulan yang memberikan banyak pemahaman secara fundamental mengenai pembiayaan property hotel dan perkantoran di Indonesia. Materi yang disampaikan dalam training ini akan menjawab sebagian besar keingintahuan peserta dalam bidang property hotel dan perkantoran secara efektif baik dari tinjauan teori maupun praktek di lapangan [selengkapnya]



ADVANCE SYNDICATION LOAN & PROJECT FINANCING

Facilitator :Joko Sumbogo, SE, AK, MM, DR © | 30-31 October 2013 | Jogjakarta Plaza Hotel–Yogjakarta |

Industri Jalan Tol dan Properti merupakan industri yang saat ini sedang bertumbuh pesat dan sangat penting bagi Indonesia. Khusus untuk Pengembangan Jalan Tol di Indonesia sampai dengan saat ini masih jauh dari mencukupi kebutuhan. Masih terdapat banyak kendala sekalipun telah mendapatkan dukungan dari pemerintah selaku salah satu pemangku kepentingan. Permasalahan dalam pengembangan Jalan Tol sangat beragam, mulai dari permasalahan tanah, tariff, konsesi hingga masalah pembiayaan yang nilainya sangat besar dan memakan waktu yang cukup lama dalam periode pembiayaan, baik oleh investor maupun institusi keuangan khususnya bank.selengkapnya]



TRADE FINANCE & KEY RISKS MITIGATION TO INCREASE BANK PROFIT

Facilitator : Jimmy H.S, SE, MM | Date : 30-31 October  2013 | Venue : Melia Purosani Yogjakarta

Trade Finance merupakan salah satu sumber pendapatan bank yang sangat potensial untuk menaikkan laba. Perkembangan dalam Trade Finance saat ini semakin dinamis sehingga bank dituntut untuk selalu up date terhadap berbagai dinamika yang ada termasuk juga dalam melakukan mitigasi terhadap risiko-risiko utama yang bisa muncul. Kombinasi yang strategis dalam pemasaran produk Trade Finance yang diimbangi dengan mitigasi  Key Risks yang tepat akan meningkatkan laba bank dengan risiko yang terkendali yang diinginkan bank. Training ini merupakan salah satu training unggulan yang memberikan banyak pemahaman secara fundamental mengenai Trade Finnanci di Indonesia. Materi yang disampaikan dalam training ini akan menjawab sebagian besar keingintahuan peserta dalam bidang Trade Finance secara efektif baik dari tinjauan teori maupun praktek di lapangan. [selengkapnya]



GOOD CORPORATE GOVERNANCE TRAINING

Facilitator :  D. Maharani | Date : 30-31 October 2013 | Venue :   Morrissey  Hotel

Perkembangan industri perbankan yang sangat pesat pada umumnya disertai dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha bank yang mengakibatkan peningkatan eksposur risiko bank. Berkaitan dengan hal tersebut, Good Corporate Governance pada industri perbankan menjadi lebih penting untuk saat ini dan masa-masa yang akan datang, mengingat risiko dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan akan semakin meningkat.

Dalam rangka meningkatkan kinerja bank, melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri perbankan, bank wajib melaksanakan kegiatan usahanya dengan berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 8/4/PBI/2006 sebagaimana diubah dengan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta Surat Edaran No. 9/12/DPNP tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum [selengkapnya]